Sepasang Suami Istri Disabilitas di Aceh Timur Memprihatinkan

disabilitas aceh timur
Pasangan suami - istri yang tinggal di desa Gampong Beusa, Dusun Kuta Dayah, Kecamatan Peureulak barat, Kabupaten Aceh Timur, keduanya merupakan penyandang disabilitas.(wacananews.co.id/han)

ACEH TIMUR, WacanaNews.co.id — Sepasang suami-istri disabilitas bernama Nasrol (53) yang mengalami lumpuh tangan kanan dan kaki kanannya akibat Kecelakaan lalu lintas sejak 25 tahun silam sehingga membuat nya susah untuk bergerak dan Nurjanah mengalami tunanetra (42) sejak 7 tahun serta memiliki seorang anak perempuan bernama Ulfa (4) butuh uluran tangan.

Pasangan disabilitas tersebut tinggal di Desa Gampong busa, Dusun Kuta Dayah, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur.

Dari pasangan ini dikaruniai satu orang anak perempuan yang cantik bernama Ulfa (4). Mereka berdua tinggal di sebuah rumah yang sangat sederhana, bahkan karena keterbatasan ekonomi.

Untuk bertahan hidup, keluarga kecil ini hanya mengandalkan bantuan dari beberapa pihak yang menaruh simpati kepada mereka.

Sedangkan untuk kebutuhan lainnya,sang suami mengais rezeki dari peureulak ke Idi Rayeuk dengan mengharap belasan dermawan dari pintu ke pintu, toko ke toko, serta bantuan dari tetangga dan warga setempat.

Meski dengan kondisi kaki dan tangan seperti ini saya tetap mengurus istri yang mengalami kebutaan dan anak.

“Sejak kami menikah istri saya tidak bisa melihat,dulu cuma satu matanya seperti kayak katarak namun lama-kelamaan keduanya matanya tidak bisa melihat apa-apa lagi,” ujar suaminya Nasrol.

“Saya terima kasih sekali kepada tetangga kiri kanan yang sudah membantu kami setiap hari,” kata nasrol, ditemui di media di salah satu Warkop di idi Rayeuk, Senin (12/7/2021) siang.

Ia mengaku, sempat mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa BST Rp 300 ribu setiap bulan, namun sudah lama tidak menerima bantuan itu. Dengan kondisi fisik yang dialami, tidak memungkinkan keduanya untuk bekerja.

Mereka berharap agar adanya bantuan modal usaha berupa kios atau seperti becak otomatis dari dinas untuk berjualan serta berharap, ada perhatian dari pemerintah maupun dermawan untuk membantu keluarga ini. Selain untuk kebutuhan makan sehari-hari.(han/w2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *