8 Provinsi Hari Ini Tercatat Nihil Kasus Positif Corona

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Youtube BNPB Indonesia)
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Youtube BNPB Indonesia)

WACANANEWS.CO.ID – Achmad Yurianto Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 mengungkapkan bahwa ada delapan provinsi yang tidak melaporkan adanya penambahan kasus positif virus corona Covid-19 pada Jumat (29/5/2020) hari ini.

Provinsi tersebut antara lain; Aceh (tetap 20 kasus), Bangka Belitung (42), Jambi (97), Kalimantan Barat (184), Kalimantan Utara (165), Sumatra Barat (541), Sulawesi Tengah (126) dan Sulawesi Barat (88).

Bacaan Lainnya

“Inilah gambaran yang kita dapatkan bahwa kenaikan 678 kasus hari ini tidak dimaknai bahwa ini adalah kenaikan gambaran keseluruhan wilayah Indonesia, ada beberapa provinsi dalam 3 minggu terakhir ini sudah menunjukkan gambaran yang mendatar artinya sudah tidak ditemukan kasus baru,” kata Yurianto dari Kantor BNPB, Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Ada juga provinsi yang hanya melaporkan adanya penambahan sebanyak satu hingga tiga, seperti Kepulauan Riau, DI Yogyakarta, Bengkulu, Gorontalo dan Sulawesi Tenggara.

“Beberapa daerah ada juga penambahan kasus antara tiga sampai dengan satu penambahan kasus,” kata Yuri.

Selanjutnya, lima provinsi yang paling tinggi sebaran kasus sembuh dari 34 Provinsi lainnya antara lain, DKI Jakarta dengan 1.739, Jawa Barat ada 592, Jawa Timur sebanyak 570, Sulawesi Selatan 532, Bali 320, dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 6.492 orang.

Adapun Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.

Namun kasus positif juga masih meningkat 678 sehingga total kasus positif corona di Indonesia per Jumat (29/5/2020) menjadi 25.216 orang dan 1.520 orang meninggal dunia.

Untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dipantau ada sebanyak 49.212 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih diawasi ada 12.499 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 414 kabupaten/kota di Tanah Air.(sumber:suara.com)

 

Tinggalkan Balasan