Kepala Desa Naob Bersama PLT Camat Noemuti Timur Klarifikasi Masalah Pungutan

dugaan pungutan BLT tahap i TTU
Acara pertemuan klarifikasi dugaan Pungutan di Desa Naob dihadiri tokoh Adat, toko masyarakat,pihak Kecamatan, Babinsa, dan Babinkamtimas.(wacananews.co.id/ae)

TIMUR TENGAH UTARA (TTU) – Dugaan adanya pungutan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Naob, Kecamatan Noemuti Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Propinsi Nusa Tenggara Timur(NTT), Kepala Desa beserta PLT Camat mengklarifikasi hal tersebut, Rabu (24/06/2020)

Ketika di konfirmasi oleh awak media wacanews.co.id, pada pukul 17.44 wita, Kepala Desa Naob Andreas Ximenes menyampaikan bahwa hari ini kita klarifikasi masalah terkait dugaan pungutan pada pembagian BLT tahap I yang dimana selain Pemerintah Desa Naob kita juga mengundang tokoh Adat, toko masyarakat,pihak Kecamatan, Babinsa, dan Babinkamtimas wilayah Desa Naob Gun menyelesaikan masalah yang di mediakan, bahwa ada aparat saya melakukan pemerasan terhadap yang mendapat Bantuan langsung Tunai (BLT), Oleh karna itu hari ini kita klarifikasi masalah tersebut.

Bacaan Lainnya

“Dan setelah kita kaji masalah yang ada kurang lebihnya 5 jam, ternyata oknum yang menyebarkan berita yang ada itu tidak benar atau Hoax”, ungkapnya.

Lanjutnya, Andreas Kepala Desa Naob menegaskan bahwa hal ini sangat fatal bagi masyarakatnya yang menyebarkan berita Hoax oleh karena itu Kepala Desa berharap agar segala masalah yang ada di konfirmasi ke Kepada Desa setempat agar tidak terjadi masalah seperti ini.

Di tempat yang sama juga PLT Camat Noemuti Timur Johanes A. Nale membeberkan bahwa iya mengapresiasi yang bersangkutan karna sudah hadir untuk klarifikasi masalah yang ada, oleh karnahnya klarifikasi ini bertujuan untuk mencari kebenaran dan kebenaran bukan datang dari saya ataupun Kades setempat tapi kebenaran yang sudah ada itu datang dari yang bersangkutan dan iya mengakui itu pada forum tadi.

Lebih lanjut PLT Camat Noemuti Timur mengatakan bahwa setelah kita telusuri kasus yang ada ternyata tidak ada bukti yang memperkuat laporan Ibu Yance terkait pungutan. “Jangan sampai ada oknum-oknum yang memanfaatkan hal ini dan kemudian terjadinya berita hoax”, Jelasnya.

Sebelum menutup komunikasi, PLT Camat Noemuti Timur berharap agar masayarakat yang di wilayahnya kecamatan Noemuti Timur dimana terdapat 4 Desa jangan mudah terprovokasi. Sebab masalah seperti ini sangat fatal maka dari itu saya selaku PLT Camat Noemuti Timur berharap agar masyarakat harus waspada dengan segala provokasi yang ada, pungkasnya.(ae/w1)

Tinggalkan Balasan