Bupati Maluku Tenggara Dorong Puskesmas Ngilngof Terdaftar di Kementrian Kesehatan

Bupati Maluku Tenggara, Drs. Hi. M. Taher Hanubun saat kunjungannya ke Puskesmas Ngilngof pada Senin 27 September 2020.(wacananews.co.id/pas)
Bupati Maluku Tenggara, Drs. Hi. M. Taher Hanubun saat kunjungannya ke Puskesmas Ngilngof pada Senin 27 September 2020.(wacananews.co.id/pas)

MALUKU TENGGATA, WacanaNews.co.id — Puskesmas Ngilngof disipkan jadi tempat pasien Covid 19, demikian ungkap Bupati Maluku Tenggara, Drs. Hi. M. Taher Hanubun saat kunjungannya ke Puskesmas Ngilngof pada Senin 27 September 2020.

Dalam kunjungan Bupati menyampaikan bahwa Puskesmas Ngilngof sudah siap untuk menampung para pasien Covid 19, dengan kapasitas 47 tempat tidur ditambah 2 ruangan VIP.

Bacaan Lainnya

“Kualitas puskemas ini termasuk yang baik diantara semua bangunan yang ada di Maluku Tenggara, termasuk kantor bupati, kualitas Puskemas Ngilngof 200 K sedangkan kantor bupati hanya 125 K”, akui Bupati.

Taher melanjutkan bahwa selain kapasitas yang baik dan kualitas yang bagus puskesmas ini juga jauh dari kerumunan masyarakat, sehingga layak ditempati oleh pasien Covid 19.

Bersamaan dengan itu Dr. Ketty Notanubun menjelaskan bahwa, pihaknya akan menempati tenaga medis, perawat dan dokter untuk menangani pasien yang ada pada puskesmas ini.

Pada kesempatan itu juga Notanubun meminta kepada Bupati untuk membantu untuk menempatkan keamanan pada puskesmas ini.

Notanubun menambahkan bahwa Puskesmas Ngilngof belum teregistrasi pada Kementrian Kesehatan jadi pihaknya sedang berjuang untuk puskesmas ini teregistrasi.

“Kemarin kami sudah mengusulka ke Kementrian Kesehatan, namun terkendala karena Pandemic Covid 19 ini, jadi jika sudah teregistrasi maka puskesmas ini akan beroperasi”, kata Notanubun.

“Jadi, belum ada nama atau belum teregistasi sebagai Puskesmas Ngilngof,” lanjutnya.

Kepala Dinas Kesehatan ini menyampaikan bahwa pihaknya juga akan mengusulkan pemerintah Daerah terkait Kepala Puskesmas Defenitif.

Tentunya bahwa ketika puskesmas ini beroperasi akan ada penyerapan tenaga pekerjaan mulai dari Cleaning servic sampai tenaga-tenaga administrasi dan perawat, tutupnya.(pas/w2)

Tinggalkan Balasan