Ribuan Penggiat Seni dan Hiburan Jombang Demo Tuntut Beroprasi Kembali

Demo Jombang
Pertunjukan Kesenian Bantengan di tampilkan di sela-sela Demo.(wacananews.co.id/tyo)

JOMBANG – Demo tuntuk beroprasi kembali ribuan pengusaha seni, terop rias dan pelaku seni mendatangi Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Jombang, Senin (20/7/2020).

Setelah beberapa saat berorasi menyuarakan aspirasi ribuan pendemo ditemui Bupati Jombang. Pendemo audensi dengan Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab di Ruang Swagata.

Bacaan Lainnya

Hj Muntasir koordinator demo, mengatakan adanya kebijakan untuk membatasi kerumunan sangat berdampak pada pelaku usaha sewa sound sistem, maupun penggiat seni di Jombang.

“Kami pengusaha hiburan berharap agar Ibu Bupati Jombang membuka kembali keramaian dan memberikan izin untuk segera membuka kegiatan-kegiatan yang ada di Kabupaten Jombang”, jelasnya.

Bupati Jombang
Bupati Jombang Mundjidah Wahab saat di wawancarai setelah audiensi di ruangan Swagata.(wacananews.co.id/tyo)

Menanggapi Aspirasi pendemo, Bupati Jombang menerima tuntutan pendemo. Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Forkopimda untuk membahas aturanya.

“Kita akan buatkan petunjuk teknis karena di perbup 34 itu masih secara global, secara umum saja. Kita akan undang kembali, selanjutnya kita sepakati bersama juknisnya,” jawab Bupati Jombang.

Bupati mengatakan jika juknis tersebut akan disinkronkan dengan surat edaran darurat Covid-19 dan juknis tersebut akan dikeluarkan sebelum 1 Agustus.

“Semua akan mengacu pada juknis, jika tidak sesuai dengan juknis maka akan kita bubarkan. Semisal kesenian, krunya ini harus sehat semua dan sudah harus ada surat Kesehatan. Kami berharap agar tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan, di Jombang sudah berjalan maksimal. Karena ada sosialisasi perbup 34 dan sudah kita sosialisasikan pada pihak Desa, dan ini tidak hanya sekali tapi seterusnya. Bahkan ini tadi pelaku seni, budaya siap mensosialisasikan protokol kesehatan dengan kesenian,” terangnya.

Setelah setelah menyuarakan aspirasi ke Bupati Jombang, pendemo melanjutkan menyuarakan aspiranya ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Jombang.

Menuntut hal sama ribuan pendemo di temui ketua DPRD Jombang. Mas’ud Zuremi mengatakan bahwa tuntutan pendemo beberapa minggu lalu sudah di lakukan koordinasi dengan Bupati Jombang. Agar aktifitas masyarakat dapat dilakukan secara normal kembali, karena dampat pembatasan tersebut sangat berpengaruh pada perekonomian masyarakat.

“Saudara-saudaraku sekalian, perlu di ketahui beberapa minggu lalu kita sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah yang terhormat Bupati Jombang. Apa yang menjadi aspirasi teman-teman semua ini agar segera terealisasi, pungkasnya.(tyo/w1)

Tinggalkan Balasan