Pohon Kemiri Tumbang Saat Warga Hendak Rapat, Kantor Desa Detuwulu Rusak Parah

Ende, Wacananews.co.id – Sebuah pohon kemiri tua tumbang dan menimpa Kantor Desa Detuwulu, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 10.00 WITA. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena warga dan perangkat desa sempat menyelamatkan diri sesaat sebelum pohon roboh.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat kejadian sekitar 30 warga bersama enam perangkat desa sedang berkumpul di kantor desa untuk mengikuti rapat. Tiba-tiba terdengar suara retakan keras dari pohon kemiri berusia tua yang berada sekitar lima meter dari bangunan kantor desa.

Mendengar suara patahan tersebut, warga dan aparat desa segera keluar dari ruangan untuk menghindari kemungkinan terburuk.

Keputusan cepat itu terbukti menyelamatkan puluhan orang yang berada di dalam kantor desa ketika pohon akhirnya tumbang dan menghantam bangunan.

“Semua langsung keluar setelah mendengar suara patahan pohon. Tidak lama kemudian pohon itu roboh menimpa kantor desa,” ujar salah seorang aparat desa.

Selain tidak menimbulkan korban jiwa, sejumlah aset penting desa seperti laptop dan perangkat elektronik lainnya juga berhasil diselamatkan sebelum bangunan mengalami kerusakan lebih parah.

Meski demikian, dampak kerusakan yang ditimbulkan cukup serius. Atap kantor desa hancur dan sebagian besar struktur bangunan mengalami kerusakan akibat tertimpa batang serta ranting pohon berukuran besar tersebut.

Kondisi itu membuat pelayanan pemerintahan desa terancam terganggu. Terlebih, saat musim hujan tiba, bangunan yang rusak dikhawatirkan tidak lagi aman digunakan untuk aktivitas perkantoran maupun pelayanan masyarakat.

Salah satu aparat Desa Detuwulu, Nus, mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran desa menjadi kendala utama dalam upaya perbaikan kantor yang rusak.

“Untuk beberapa bulan ke depan kantor ini belum bisa digunakan secara normal, apalagi kalau hujan datang. Kondisinya sangat memprihatinkan,” katanya.

Karena itu, Pemerintah Desa Detuwulu berharap adanya perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Ende untuk membantu rehabilitasi bangunan kantor desa yang terdampak.

“Sebagai aparat desa, kami berharap Pemerintah Daerah dapat membantu memperbaiki kantor desa kami. Dengan kondisi sekarang, bangunan ini sudah tidak memungkinkan untuk digunakan secara maksimal,” pungkas Nus.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya melakukan pemangkasan maupun penanganan terhadap pohon-pohon tua yang berada di sekitar fasilitas publik guna mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari. (ykb/jal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *