Komunitas Pesepeda di Jombang Upacara HUT RI Ke-75 di Bekas Galian C

Upacara Bendera yang dilakukan Komunitas Pesepeda di bekas Galian C di Jombang.(wacananews.co.id/tyo)
Upacara Bendera yang dilakukan Komunitas Pesepeda di bekas Galian C di Jombang.(wacananews.co.id/tyo)

JOMBANG – Komunitas pesepeda di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggelar upacara hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 di Bekas Galian C dikarenakan rasa keprihatinan dengan pengelolaan bekas tambang galian C yang ada di Jombang, Senin (17/08/2020).

Lokasi yang dijadikan tempat Upacara merupakan bekas Galian C yang berada di Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang. Sebanyak ratusan peserta Upacara yang mengikuti kegiatan tersebut semua merupakan komunitas Pesepeda Ongkel di Jombang.

Berangkat dari rumah masing-masing para penggoes harus melewati jalan yang terjal. Lokasi yang terbilang cukup jauh dari pemukiman, jarak yang ditempuh sekitar 3 kilometer.

Mereka melaksanakan upacara seperti pada umumnya, mulau dari pengibaran bendera merah putih, menyanyikan lagu Indonesia Raya, detik-detik proklamasi sampai penyampaian amanat dari pembina upacara. Dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB dengan menggunakan masker..

Wahyu Subianto (48) selaku Ketua Komunitas Jombang Bersepeda menyebut, dirinya dan anggotanya memilih lokasi bekas tambang galian C ini untuk peringatan kemerdekaan Indonesia.

“Kita mencari tempat yang istilahnya pernah dilakukan upacara. Kita berharap belum bisa berkumpul dari pesepeda berbagai klub di Jombang untuk ke sini,” katanya, Senin (17/8/2020).

Wahyu mengungkapkan, upacara di bekas galian ini juga ingin menyampaikan pesan, bahwa ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap pengelolaan bekas tambang galian C yang minim pengamanan dan larangan masyarakat.

“Ada keprihatinan yang dilakukan dari pengelolaan galian C ini, karena pengelolaan tidak maksimal. Dari pengerukan galian C ini tidak dikelola dengan baik, sehingga terbengkalai. Terlihat tidak dirawat, dan dibiarkan oleh pengelola,” ungkapnya.

Wahyu juga berpesan pada anggotanya, agar tetap mentaati protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda Jombang. Para goweser agar tetap menjaga masker dan menghargai pengguna jalan lain saat bersepeda.

“Kita mengharap para pesepeda di Jombang tetap menjaga imunitas dan menjaga protokol kesehatan saat bersepeda. Dan juga mentaati peraturan lalu lintas,” pungkasnya.(tyo/w2)

Tinggalkan Balasan