Napak Tilas 123 KM Harlah GP Ansor ke-92: Aba Suudi Sambut Ketum Addin Jauharudin di Titik Transit Mojoagung

Foto bersama di sela sela rangkaian acara harlah gp ansor (WacanaNews.co.id/vvn)

JOMBANG, WacanaNews.co.id–Semangat membara ditunjukkan oleh ratusan  peserta gowes “GP Ansor Goes 123 KM” dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) GP Ansor ke-92. Rangkaian acara dimulai pada Minggu, 26 April 2026, dengan titik keberangkatan  dari Kabupaten Bangkalan, Madura, pukul 06.00 WIB.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PP GP Ansor, Sahabat Addin Jauharudin, menyempatkan diri untuk beristirahat sejenak di Mojoagung sebelum melanjutkan perjalanan menuju titik akhir di Ponpes Tambakberas, Jombang.
Kedatangan rombongan di titik transit Mojoagung ini disambut hangat oleh tokoh masyarakat,  Aba Suudi .

Mojoagung menjadi tempat strategis bagi para peserta untuk memulihkan tenaga setelah menempuh perjalanan jauh dari Bangkalan, Madura.

Mengusung tema “Ziarah Akbar dan Bersepeda”, kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan bentuk napak tilas sejarah perjuangan para muassis (pendiri) Nahdlatul Ulama. Rute 123 KM yang diambil menyimbolkan angka keramat yang menghubungkan bumi Syaikhona Kholil Bangkalan dengan pusat keilmuan di Jombang.

Aba Suudi dalam sambutannya di lokasi transit, menyampaikan rasa kagumnya atas ketangguhan fisik dan mental yang ditunjukkan oleh Ketum Addin Jauharudin beserta para kader.

“Kami sangat bangga tempat ini bisa menjadi saksi perjuangan sahabat-sahabat Ansor. Apa yang dilakukan Sahabat Addin dengan bersepeda ratusan kilometer adalah bentuk  riyadhoh dan teladan bagi santri bahwa perjuangan memerlukan fisik yang kuat dan hati yang bersih melalui ziarah,” ujar  Aba Suudi.

Ketua Umum PP GP Ansor,  Addin Jauharudin , yang tampak bugar meski telah menempuh puluhan kilometer, menjelaskan bahwa momentum Harlah ke-92 ini adalah ajang konsolidasi batin bagi kader Ansor se-Indonesia

“Kami berhenti sejenak di Mojoagung untuk menghimpun energi. Tema ziarah akbar ini adalah

cara kami mengetuk pintu langit, memohon keberkahan dari para kyai dan leluhur, sekaligus menunjukkan bahwa Ansor siap mengawal masa depan dengan fisik yang sehat,” tegas Addin.

Setelah beristirahat dan beramah tamah di  Mojoagung, rombongan kembali mengayuh sepeda menuju tujuan akhir yakni Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak beras Jombang.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh kader Ansor di seluruh Indonesia untuk tetap menjaga tradisi santri sekaligus beradaptasi dengan gaya hidup sehat modern

(vvn/dcky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *