Gunakan Anggaran 140 M DPRD Jombang Prihatin dan Meminta Laporan Pertanggungjawaban

dprd jombang
Ketua DPRD Jombang Mas'ud Zuremi Saat dimintai keterangan.

JOMBANG  Semakin bertambahnya kasus Covid – 19 di Jombang menjadi sorotan DPRD Kabupaten Jombang. Paska lebaran Idul Fitri kasus meningkat mencapai 41 orang.

Mas’ud Zuremi ketua DPRD Jombang memyampaikan keperhatianya terhadap peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Jombang. Politisi KPB tersebut juga akan meminta laporan pertanggungjawaban anggaran dalam penanganan kasus Covid-19 di Kabupaten Jombang.

Bacaan Lainnya

”Kami harapkan, pemkab maupun tim Gugas Covid-19 Jombang tidak putus asa, dan tetap berjuang untuk melakukan pencegahan,” ungkapnya, kepada jurnalis, Kamis (28/5/2020).

Menurutnya meskipun kebanyakan pasien positif mayoritas dari luar Jombang, namun kasus transmisi lokal harus diperhatikan.

“Penanganan dan penyembuhan pasien harus benar-benar dilakukan dengan hati-hati dan serius. Harus benar-benar disiapkan tempat karantina,” jelasnya.

Dikarenakan anggaran yang digunakan sangatlah besar mencapai 140 M, gugus tugas harus bekerja secara maksimal dalam penanganan, tambahnya.

“Anggaran untuk penanganan Covid-19 ini besar, sekitar Rp 140 milar. Sehingga anggaran sebesar itu jangan sampai sia-sia. Anggaran ini digunakan sebaik mungkin,” tegasnya.

DPRD Jombang akan meminta laporan Pertanggungjawaban Anggaran kepada pemerintah Kabupaten Jombang terhadap anggaran yang sudah dilaksanakan sebagaimana fungsi Dewan.

”Kami nanti akan meminta adanya laporan secara khusus terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19,” pungkasnya.(tyo)

Wacana Channel: Hati-hati Lewat Dini, Jalan 46,4 Millyar Begini Kondisinya

Tinggalkan Balasan