(istimewa)
NGANJUK, WacanaNews.co.id | Perhutani Kesatan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk menerima kunjungan Direktur CV. Brawijaya Lumajang dengan pengajuan permohonan kerja sama kemitraan kehutanan dengan Perhutani KPH Nganjuk, yang merupakan bagian dari dukungan Perhutani terhadap ketahanan pangan, khususnya pada sektor gula. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Kasi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Kantor Perhutani KPH Nganjuk, Kamis, (21/05).
Kunjungan tersebut menjadi langkah CV. Brawijaya Timur Perkasa untuk mengusulkan kegiatan kerja sama budidaya tanaman tebu dengan memanfaatkan Kawasan Hutan di wilayah RPH Jatirejo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Berbek dan RPH Wengkal BKPH Wengkal KPH Nganjuk. Direktur CV. Brawijaya Timur Perkasa yang didampingi dari Kodim 018 Nganjuk disambut oleh Kepala Seksi Madya Perencanaan dan Pengembangan Bisnis (PPB) Erjefri Muhamad S. dan Kepala Sub Seksi (KSS) Pengembangan Bisnis Yudiono.
Administratur KPH Nganjuk Dwi Puspitasari melalui Kasi Madya PPB, Erjefri Muhamad S., menyampaikan bahwa permohonan kerja sama dari CV. Barwijaya Timur Perkasa dapat dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Direksi Perum Perhutani Nomor 13 Tahun 2023 tentang Pedoman Kemitraan dengan melibatkan LMDH setempat atau mengacu pada Peraturan Direksi Perum Perhutani Nomor 06 Tahun 2024 tentang Pedoman Kerjasama Pengelolaan Hutan
“CV. Brawijaya Timur Perkasa maupun masyarakat yang ingin memanfaatkan hutan dapat mengajukan permohonan kerja sama kemitraan kehutanan atau kerjasama pengelolaan hutan kepada Administratur KPH Nganjuk, yang selanjutnya akan diteruskan ke Kantor Divisi Regional Jawa Timur untuk ditindakalanjuti pengajuan ijin ke Kantor Pusat untuk mendapatkan persetujuan,” ujarnya.
Direktur CV. Brawijaya Timur Perkasa, Krista Indra Pustanto, menyampaikan harapannya agar dapat memanfaatkan Kawasan Hutan di wilayah BKPH Berbek dan BKPH Wengkal untuk budidaya tanaman tebu. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani yang telah memberikan kesempatan bagi kami untuk memanfaatkan Kawasan Hutan dalam kegiatan budidaya tebu. Kami juga berharap permohonan Kerjasama dari CV. Brawijaya Timur Perkasa dapat segera ditindaklanjuti,” ungkapnya. (vvn/dcky)