Dua titik longsor di Desa Aelipo, perbatasan Kecamatan Wewaria dan Detukeli, Kabupaten Ende. (istimewa)
ENDE, Wacananews.co.id– Dua titik longsor di Desa Aelipo, perbatasan Kecamatan Wewaria dan Detukeli, Kabupaten Ende, hingga kini belum ditangani Pemerintah Kabupaten Ende. Kondisi jalan yang tertutup material longsor dikeluhkan warga karena rawan kecelakaan, Minggu, (10/05/26).
Melalui media ini, masyarakat terus bersuara agar Pemda segera melakukan pembersihan. Pasalnya, jalur tersebut merupakan akses vital sekaligus jalur ekstrem yang diapit jurang dan tebing tinggi.
Pengguna jalan roda dua dan roda empat khawatir terjadi kecelakaan, terutama saat hujan. “Saya setiap hari melewati jalur longsor ini. Tolong PU Ende bantu bersihkan jalan di Lele Tonda ke atas ini, aspal sudah tidak kelihatan,” ujar Roby Labason, warga yang rutin melintas.
Kadis PUPR: “Kita Kerjakan, Biarin Dulu”
Dikonfirmasi terpisah via WhatsApp dan saat ditemui di Kantor Daerah Ende, Kepala Dinas PUPR Ende, Mustakim Mberu, mengaku optimis akan segera melakukan pembersihan. Namun, ia tidak menyampaikan secara jelas waktu pelaksanaan.
Setelah dikonfirmasi Bupati Ende, Yosep Tote Badioda langsung memanggil Kepala Dinas PUPR. Di depan Bupati, Mustakim menegaskan: “Kita usahakan, kita kerjakan dan biarin dulu nanti saya selesaikan. Karena kami pernah gusur di situ, orang tahan kiri kanan yang agak ke bawah itu. Nah ini musti disampaikan, penanganan begini jangan lagi tahan,” tutur Mustakim.
Ia mencontohkan kasus serupa di Desa Hangalande. “Sama seperti Kepala Desa Hangalande, setelah diskusi dengan Bupati untuk minta hotmiks, telepon saya. Saya bilang, kamu selesaikan dulu dengan mosalaki. Saya mau hotmiks di situ kan kamu tolak. Dan kalau kamu mau hotmiks, kamu ikut, kan selesai. Kamu tidak mau. Sambil saya cari uang ini, kamu selesaikan dengan mosalaki. Kalau kamu sudah oke, saya datang kerja tidak masalah. Saya kan mau kerja, karena kamu tidak mau, begitu,” jelas Mustakim.
Ia meminta dukungan masyarakat. “Jadi, sampaikan ke masyarakat, kita minta dukungan. Kalau pemerintah kerja kita minta dukungan tidak terjadi apa-apa, red: penahanan,” pungkas Kadis PUPR Ende.
Bupati: Siapkan Anggaran Dulu
Bupati Ende Yosep Tote Badioda menambahkan, pekerjaan fisik bergantung pada kesiapan anggaran. “Ya, urus anggarannya dulu, siapkan dengan baik baru bisa kerja,” tutup Badioda.
Hingga berita ini diturunkan, material longsor di dua titik Desa Aelipo masih menutup sebagian badan jalan. Warga berharap Pemda Ende tidak menunda penanganan mengingat jalur tersebut rawan longsor susulan dan kecelakaan. (Yakob/jal)