Diduga Bantuan Beras Raskin Hilang, Pegawai Pos Sampaikan Klarifikasi

bantuan
Foto bersama usai klarifikasi dan penyelesaian dugaan hilangnya beras raskin. (wacananews.co.id/pas)

Langgur, WacanaNews.co.id — Sebagaimana dimuat dalam pemberitaan media ini edisi Minggu, 9/06/24, dengan judul “bantuan beras hilang; oknum pos diminta pertanggung jawaban”.

Petugas penyalur bantuan beras dari Kantor Pos Tual, Alfin welerubun ketika dikonfirmasi media ini pada Senin, 10/06/24 di halaman kantor pos Tual menjelaskan bahwa kendala yang dialami oleh pihak pos saat itu adalah air surut.

“Ketika kami sampai di Ohoi Wassar, air pasang surut, kemudian tidak ada speadboat yang datang jemput, dan perlu kami luruskan bahwa beras saat itu dimuat dengan kapal kayu,” ungkap Alfin.

Lanjut dia, proses penyaluran saat itu pada bulan Desember dan kondisi alam tidak memungkinkan dibongkar secepatnya, pasalnya Ohoi lain juga sementara menunggu untuk pembongkaran.

Dengan demikian beras tidak dapat dibongkar, lanjut dia pihaknya membawa kembali ke Tual dan berkoordinasi dengan pejabat  Ohoi Wasaar saat itu.

Bersamaan dengan itu mantan pejabat Ohoi Wasaar Fransisko Toffy, dalam pernyataannya membenarkan bahwa pihak kantor pos saat itu berkoordinasi dengannya selaku pejabat.

“Saya selaku pejabat saat itu juga bertanggung jawab terhadap  bantuan tersebut ketika belum sampai ke masyarakat,” ungkapnya.

Karena itu dirinya meminta untuk dibongkar dan disimpan sementara dirumahnya, sambil berkoordinasi dengan sekertaris, bahwa masyarakat penerima bantuan yang datang di Tual, disampaikan untuk disalurkan.

Toffy juga menjamin bahwa beras sampai saat ini masih ada di rumahnya dan akan disalurkan ke Ohoi Wassar nantinya.

“Saya sudah berkoordinasi dengan pejabat baru, untuk menyerahkan bantuan beras tersebut agar selanjutnya diserahkan ke masyarakat Ohoi Wassar,” ungkap Toffy. (pas/jal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *