Yahya Fraksi Partai Aceh Menduga Proyek Jargas di Aceh Timur, Tak Sesuai Target

  • Bagikan
yahya aceh timur
Yahya Anggota DPRK Fraksi Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur.(wacananews.co.id/han)

ACEH TIMUR, WacanaNews.co.id– Diduga pengerjaan proyek Jaringan Gas oleh PT Adhi Karya Tak Sesuai Target, Yahya Anggota DPRK Aceh Timur angkat bicara, Jumat (26/11/2021).

Pada Senin malam (31/5/2021) pernah mereka duduk bersama dengan Manager Kontruksi PT. Adhi Karya,Mey, didampingi Humas Lapangan Sufriadi.

Yahya juga mengatakan dalam pertemuan tersebut dari PT Adhi karya sendiri menjelaskan,proyek jargas tersebut saat ini sedang dikerjakan PT. Adhi Karya selaku kontraktor Pelaksana.

Untuk tahap awal jargas dibangun/pasang di Kecamatan Idi Rayeuk dan Darul Ihsan untuk 5,016 Pelanggan.Jargas merupakan program konversi gas melon ke jaringan pipa gas langsung ke rumah tangga (pelanggan).

Lanjutnya Yahya menirukan ucapan dari PT Adhi karya menjelaskan Kementrian ESDM tahun 2021 untuk Aceh membangun jargas untuk 11,526 pelanggan di 3 Kabupaten yaitu Aceh Utara, Lhokseumawe dan Aceh Timur dengan nilai kontrak Rp 118 milyar.

“Untuk Aceh Timur sebanyak 5,016 pelanggan, untuk tahap awal (pilot project) di Kecamatan Idi Rayeuk dan Darul Ihsan. Saat ini pihak dari PT Adhi karya sedang melakukan pekerjaan pemasangan pipa, ditargetkan akhir bulan November sudah rampung sampai kompor gas menyala, sesuai habis masa kontrak. Namun sungguh sangat di sayangkan pemasangan pipa, yang di katakan oleh PT Adhi karya dengan ditargetkan akhir bulan November sudah rampung sampai kompor gas menyala,hingga mau akhir bulan November belum selesai dan tidak mencapai target, sebagai mana yang pernah di katakan oleh PT Adhi karya habis masa kontrak pada akhir bulan November ini,” ungkap Yahya.

PT Adhi Karya
Proyek Jaringan Gas oleh PT Adhi Karya di Aceh Timur.(wacananews.co.id/han)

Yahya Boh Kaye, mengatakan perusahaan pelaksana Jargas diharapkan dalam  pembangunan project jargas dapat dikerjakan sesuai spek dan menjaga kualitas mengingat project tersebut rentan resiko, apalagi jargas merupakan program baru yang masuk ke Aceh Timur dan jangan asal-asalan di kerjakan, karenakan waktu yang di tentukan sudah mau abis pada akhir bulan November ini.

“Kita berharap kepada pemerintah daerah agar menegur pihak PT Adhi karya dengan pekerjaan yang saat ini sedang dilakukan,terkait dengan masih banyaknya bekas lobang yang belum tertata di perbaiki seperti semula,” kata Yahya.

Sementara itu Dedi Saputra salah seorang wartawan juga mengatakan bahwasanya humas PT Adhi mengatakan akan mengadakan pertemuan dengan sejumlah media pada bulan November 2021,namun hingga saat ini kami tidak mengenal siapa Manager Kontruksi PT. Adhi Karya.

Saat dikonfirmasi pihak PT Adhi karya melalui humas PT Adhi karya melalui telpon seluler Hp:0823-6783-xxxx tidak bisa dihubungi serta melalui via WhatsApp tidak ada jawaban hingga berita ini ditayang.(han/w2)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *