[Update] Terkuak Kematian Pelajar Tenggelam di Kedung Cinet Jombang, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

tenggelam di kedung cinet jombang
Warga saat evakuasi korban tenggelam.(istimewa)

JOMBANG, WacanaNews.co.id — Terkuak kematian M. Alfian Rozky Pratama (12) yang tenggelam di sungai Kedung Cinet Desa Klitih Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang Jawa Timur, polisi tetapkan satu tersangkan.

Kematian bocah kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI), asal Dusun/Desa Sambongdukuh RT 02 RW 07 Kecamatan/Kabupaten Jombang, korban ternyata bukan murni tenggelam akan tetapi dibunuh oleh temannya sendiri.

Bacaan Lainnya

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Cristian Kosasih mengungkapkan, pihaknya sudah mengamankan AHR (16), yang diduga melakukan pembunuhan  yang merupakan teman satu desa. Kediaman pelaku dan korban hanya berjarak lima rumah.

Dari hasil visum ditemukan luka memar dibagian kepala korban. Untuk memastikan hal itu, pihaknya masih menunggu hasil autopsi yang baru dilakukan dengan membongkar makam korban kemarin.

Hasil visum tersebut diperkuat keterangan saksi MA (17), yang saat itu pergi ke Kedung Cinet bersama dengan tersangka dan korban. Dia menyebut, pelaku menceburkan korban ke sungai dan menginjak-injak kepala korban.

“Saksi mengatakan, kalau korban tidak tenggelam melainkan dijorokin dan diinjak-injak kepalanya hingga tenggelam. Kemudian pelaku pulang dan bilang pada orang tua korban kalau anaknya tenggelam,” ucap Kosasih saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (23/10) sore.

“Nah selanjutnya diklopkan lagi dengan hasil visumnya. Hasil visum sementara ada luka memar di kepala,” imbuhnya.

Menurutnya, motif pembunuhan dilatarbelakangi utang. Menurutnya, pelaku dendam terhadap korban karena tak kunjung membayar utangnya. AHR kini sudah ditetapkan sebagai tersangka atas pembunuhan berencana Pasal 340 KHUP.

“Intinya korban ini pernah pinjam uang ke tersangka Rp 200 ribu untuk beli game online. Setelah itu korban gak bayar, terus dia (pelaku, red) dendam dan dibawa ke Kedung Cinet itu. Kita jerat dengan pembunuhan berencana,” pungkasnya.(zan/w2)

Tinggalkan Balasan