Sejarah Jombang.Online, Pasar UMKM di Jombang

jombang online
Tampilan Jombang.online pasar UMKM di Jombang.(wacananews.co.id/tyo)

Mengapa jombang.online…?

Awalnya kami dipertemukan dengan cara yang serba kebetulan, seseorang dari antah berantah yang sebelumnya tidak pernah saling kenal memberikan kartunama, pada satu kesempatan.

Bacaan Lainnya

Di gunung, acara warga kampung. Acara intinya hanya ngopi-ngopi dan makan durian khas yang dilanjutkan dengan makan siang. Semuanya dikemas sebagai acara kampung, sebagai upaya memperkenalkan banyak potensi di kampung tersebut kepada masyarakat luas, di Jombang dan mungkin seluruh Indonesia.

Kemudian kami bertemu, ngopi. Tidak ada diskusi yang penting untuk dibicarakan, hanya ngobrol saja, tentang apa saja. Di lain waktu kami bertemu dengan peserta yang lebih banyak, sekira 8 orang. Semuanya adalah anak muda yang gelisah dengan keadaan lingkungan dan masalahnya masing-masing. Ke-8 orang yang sebagian besar adalah orang-orang yang setiap hari berkecimpung dengan dunia teknologi, informasi, dan komunikasi ini berdiskusi tidak kurang dari lima jam.

Kopinya nambah, kudapan nambah terus. Sampai pada titik sepemahaman bahwa, jombang mempunyai slogan” Jombang Berkarakter dan Berdaya Saing ”

Kegelisahan yang pertama adalah bagaimana jika kita hanya jadi penonton saat semua orang seluruh dunia sudah bergeser jadi pemain di masa depan yang serba digital nanti?

Apa yang bisa kita lakukan agar di masa depan setidaknya kita tidak jadi “sekadar sampah digital” dan selalu “nyampah di ruang digital”?

Banyak ide, banyak usulan, banyak diskusi, banyak perdebatan yang kemudian mengerucut pada sejumlah kata kunci: digital, ekonomi, kreatif, kompetitif, dan UMKM.

Jangankan yang baru tahu atau baru baca. Yang di ruang diskusi kala itu juga berpikir sekaligus bertanya:

mengapa jombang.online…?

Riset singkat dari diskusi itu menemukan fakta bahwa tulang punggung ekonomi Indonesia yang paling kokoh dan tidak gampang rentan pada krisis adalah UMKM. Krisis politik yang berkorelasi dengan krisis ekonomi di tahun 1998 adalah salah satu bukti betapa UMKM adalah sektor yang sangat tangguh untuk tetap bertahan di tengah badai ekonomi yang paling sulit sekalipun.
Dan perlu diketahui bersama, di tahun-tahun belakangan ini UMKM di Indonesai telah tumbuh lebih dari 60 juta pelaku. Dan fakta lain mengatakan umkm menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja.

Dengan logika yang paling sederhana, kita membayangkan bahwa jika UMKM ini masuk ke ranah digital dengan kreatif dan inovatif tentu akan sangat kompetitif di persaingan global. Intinya saat kita bisa membantu UMKM menjadi bisnis yang tumbuh secara kontinyu, sustain, dan adaptif pada tantangan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, bukan tidak mungkin UMKM akan menjadi salah satu faktor utama pendukung kemajuan jombang.

Ya, barangkali diskusi dan perdebatan yang lebih banyak bercandanya ini semula tidak serius mendiskusikan masa depan UMKM adalah masa depan jombang, maka dengan segala keterbatasan yang kami punya, sekaligus seluruh energi yang ada, maka kami bersepakat merintis membangun platform marketplace jombang.online dengan tageline ” Pasare Wong Jombang ”
Mimpi kami jombag.online adalah rumah, etalase, showcase, dan sekaligus pasar UMKM di jombang sebagai salah satu bentuk partisipasi kami dalam rangka turut serta muwujudkan visi jombang.
bersambung…….

by ali usman
founder jombang.online

Tinggalkan Balasan