Proyek Jalan Kabuh – Tapen 58 Milyar, Belum Selesai Dikerjakan Sudah Rusak

proyek kabuh tapen
Pekerjaan Lapis Pondasi Kelas A tebal 30 cm lebar 1.50 meter proyek Jalan Kabuh - Tapen. (wacananews.co.id/pras)

JOMBANG, WacanaNews.co.id — Proyek Preservasi Jalan Kabuh – Tapen Kementerian  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Propinsi Jawa Timur dengan Anggaran Rp. 58.546.845.024 yang dikerjakan PT. Rama Abdi Pratama asal Bekasi Jawa Barat kondisinya sangat memprihatikan.

Pasalnya, proyek Jalan Kabuh – Tapen Kabupaten Jombang yang sedang berjalan ini diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi yang sudah ditentukan sehingga baru dikerjakan pekerjaan sudah banyak yang sudah rusak. Bahkan, diduga terjadi pengurangan volume pekerjaan sehingga mengakibatkan pekerjaan rusak.

Sesuai hasil investigasi di wacananews.co.id pada Kamis (12/10/2023) dilokasi ditemukan beberapa kejanggalan yang terjadi pada proyek tersebut. Berikut adalah aitem pekerjaan yang diduga terjadi kejanggalan:

1. Pekerjaan Lapis Pondasi Kelas A tebal 30 cm lebar 1.50 meter, diduga terjadi pengurangan Volume pekerjaan dengan kedalaman pekerjaan tidak merata hingga bahan yang digunakan tidak sesuai spesifikasi yang di tentukan.

2. Pekerjaan Perkerasan Beton Semen kurus tebal 10 cm dengan lebar 1.50 meter, diduga terjadi pengurangan volume ketebalan pekerjaan dan spesifikasi yang ditentukan sehingga kondisi pekerjaan banyak yang pecah dan rusak. Setelah dilakukan dilakukan pengukuran, diduga ketebalan beton tidak sampai 10 cm.

3. Pekerjaan tembok penahan tanah Pasangan Batu dengan lebar 60 cm x 40 cm dan ketinggian 1.20 meter, yang diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi yang ditentukan karena banyak pekerjaan yang sudah rusak. Dugaan muncul juga pada pekerjaan pondasi yang diduga terjadi pengurangan volume pekerjaan. Ditambah lagi dugaan muncul dari semen yang digunakan yakni semen Dynamix yang diduga tidak masuk sesuai SNI Spesifikasi Umum 2018 untuk pekerjaan kontruksi Jalan dan Jembatan (Revisi 2).

Tim wacananews.co.id akan terus melakukan investigasi perkembangan pekerjaan hingga akhir karena proyek masih terus berjalan.

Sementara itu, kami masih belum dapat melakukan konfirmasi kepada Pejabat Pembuat Komitmen proyek tersebut. Namun, upaya masih akan terus dilakukan. (mar/pras/jal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *