Limbah B3 di Jombang, Sebanyak 15 Rit di Dua Titik Pembuangan

limbah b3 di jombang
Tampak Tumpukan Karung Limbah digunakan sebagai penahan jalan.(wacananews.co.id/tyo)

JOMBANG – Data yang diperoleh dari Dinas Lingkungan Hidup menyebutkan, dari dua titik lokasi pembuangan sebanyak 15 rit limbah B3 abu aluminium yang sudah dikeluarkan. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang masih mendalami sumber limnah tersebut, Sabtu (18/07/2020).

“Dari perkembangan memang akhirnya diketahui ada dua titik, asalnya diduga sama dan yang pasti saling berhubungan,” terang Yuli Inayati, Kabid Wasdal Gakkum DLH Jombang. Ia menyebut telah memanggil kedua pemilik kandang dan lahan yang digunakan untuk urukan limbah itu.

Bacaan Lainnya

Dalam pemanggilan itu, kedua pemilik lahan yang lahannya jadi lokasi pembuangan limbah ini dikonfrontasi. Hasilnya, didapati jika seluruh sumber limbah itu berawal dari Iw, sang pemilik kandang di Desa Karangdagangan.

“Jadi awalnya itu di Karangdagangan, kemudian dia menawari di Tinggar itu dan mau, jadi ya akhirnya dikirim ke tinggar juga,” lanjutnya.

Dari pemanggilan itu, diketahui juga jika jumlah limbah yang didatangkan total telah mencapai 15 rit. Masing-masing 4 dan 11 rit. “Jumlah pasti belum kami hitung, namun dari pengakuan pemilik lahan 4 rit di Karangdagangan, 11 rit yang di Tinggar,” tambahnya.

Keduanya, juga menerima kiriman limbah dari seorang transporter tak resmi yang hingga kini masih dalam pelacakan. Menurut Ina, sang transporter telah dikantongi identitasnya meski belum bisa ditemui.

“Jadi dia sopir biasa yang ternyata mengambil limbah B3 untuk ditaruh di situ, bukan transporter resmi, kita masih lacak yang bersangkutan ini,” imbuh Ina.

Termasuk sumber limbah ini, Ina juga menyebut hal ini masih dalam pendalaman pihaknya. Meski mengaku telah mendapat beberapa dugaan lokasi pengiriman, Ina mengaku masih butuh memastikannya.

“Yang jelas kita akan ungkap dulu transporternya, baru nanti akan ketahuan pasti dari mana dia dapat limbah ini,” pungkasnya. (tyo/w2)

Tinggalkan Balasan