Khofifah Indar Parawansa Kunjungi Ponpes Tebuireng Jombang, Siapkan Pesantren Tangguh

Rombongan Forkopimda TK I Provinsi Jawa Timur saat tiba di Ponpes Tebuireng.
Rombongan Forkopimda TK I Provinsi Jawa Timur saat tiba di Ponpes Tebuireng.

JOMBANG – Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya melakukan kunjungan dalam rangka persiapan pesantren tangguh ke Pondok Pesantren Tebuireng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Rombongan Forkopimda TK I Provinsi Jawa Timur tiba di Ponpes Tebuireng pada pukul 11.30 WIB. Dengan mendapatkan sambutan pengalungan surban rombongan memasuki dalem kasepuhan.

Bacaan Lainnya

Gubernur Jatim bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya bersilaturrahim dengan Pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfud, sekaligus mendengar pemaparan prosentasi pengasuh ponpes terkait ponpes tangguh.

Gubernur Jatim bersama rombongan selanjutnya melakukan ziarah ke makam KH Abdurrahman Wahid dan makam lainnya yang berada dilingkungan pondok.

Menurutnya, kunjungan tersebut dalam rangka mempersiapkan pesantren tangguh, jelas Khofifah Gubernur Jawa Timur.

“Kunjungan ini untuk menyiapkan pesantren yang sehat, pesantren yang bersih. Dan kita menggunakan terminologi “Pesantren Tangguh”, kira-kira demikian,” katanya, kepada jurnalis di Ponpes Tebuireng, Selasa (16/6/2020).

Lanjut Khofifah, ini adalah sesuatu yang penting, karena di pesantren inilah komunitas yang cukup besar dalam pendidikan. “Untuk bisa menyiapkan kader bangsa kedepan dilakukan dengan intensitas pembelajaran yang sangat ketat,”jelasnya.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Dr M. Fadil Imran menerangkan, mulai dari masuk sampai dengan kegiatan sehari-hari dilakukan intervensi, agar santri bisa beraktivitas, produktif namun juga bisa tetap sehat.

“Jadi sepanjang protokol kesehatan dilaksanakan dengan disiplin, jumlahnya besar tidak masalah. Dan kami melihat PP Tebuireng siap untuk melaksanakan aktivitas belajar mengajar di ponpes,” terangnya.

Berdasarkan hasil kesepakatan dari pengurus pondok pesantren, papar Fadil, kesepakatan awal tadinya pada tanggal 20 Juni 2020. Namun melihat perkembangan, nanti akan menyesuaikan.

“Untuk pengawasan ada tim dari forkopimda, ada tim dari pondok. Nanti setiap saat dilaksanakan assessment, dilaksanakan evaluasi, supaya makin sempurna, unggul, dan tangguh, ponpes ini dalam menghadapi Covid-19,” pungkasnya.

Selanjutnya Gubernur Jatim bersama rombongan berangkat menuju Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Kecamatan Jombang. Dan kemudian dilanjutkan bertolak ke Madiun.(tyo/w1)

Tinggalkan Balasan