Ketua AWAI Aceh Timur: Dewan Jangan Hanya Duduk dan Diam Saja

  • Whatsapp
awai
Ketua Aliansi Wartawan Aceh Independen (AWAI) Dedi Saputra SH.(wacananews.co.id/han)

ACEH TIMUR, WacanaNews.co.id –Memperjuangkan Aspirasi Masyarakat merupakan keharusan bagi 40 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat  Kabupaten Aceh Timur, karena suara rakyat sangat penting yang harus diperjuangkan, agar kesejahteraan masyarakat ini dapat terwujud.

Namun aspirasi rakyat kurang diperhatikan oleh Pimpinan dan Anggota DPRK di Aceh Timur dimana ketika dewan melakukan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing untuk mendengarkan secara langsung apirasi masyarkat. Tetapi keluhan rakyat itu tidak diperjuangkan dan terjadi krisis kepercayaan antara masyarakat dengan DPRK.

Bacaan Lainnya

Hal ini ditegaskan Dedi saputra pemerhati sosial didampingi oleh Sekjen Andi,dan para anggota Farhan,Ami, juga ketua Aliansi Wartawan Aceh Independen (AWAI), yang mempertanyakan kinerja Dewan selama ini yang dinilai kurang peduli terhadap masyarakat,  padahal Dewan di  Aceh Timur ini lahir dari rakyat dan untuk kepentingan rakyat kemanakah para Dewan yang lain, kenapa hanya beberapa sebagian saja yang hadir ditengah – tengah masyarakat.

“Kita lahir dari rakyat juga akan kembali kepada rakyat,mohon kepada dewan agar memperhatikan rakyatnya, kita lihat minim sekali perhatian Dewan kepada masyarakat, hanya Dewan – dewan tertentu saja yang muncul dikalangan masyarakat, kemana ini para Dewan yang lain?,” ujar Ketua AWAI, Sabtu (17/07/21).

Diharapkan, DPRK dapat mempertimbangkan aspirasi rakyat secara konsisten, demi kesejehteraan rakyat Aceh Timur yang meningkat.

“Anggota DPRK di kabupaten Aceh Timur, harus benar-benar memperjuangkan aspirasi masyarakat dan membangun komunikasi antar masyarakat dengan DPRK baik formal maupun non formal, sehingga masalah yang terjadi di masyarakat dewan juga dapat mengetahuinya,” Kata Dedi.

DPRK adalah perwakilan dari rakyat, oleh sebab itu secara terus menerus Dewan tetap dan wajib perjuangkan aspirasi masyarakat, jangan hanya datang, duduk, diam dan pulang. Pimpinan dan anggota DPRK seperti ini tidak amanah dalam menjalani tugasnya sebagai wakil rakyat.(han/w2)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *