PERISTIWA

Kepala BPS Ende: Data 2021–2025 Tunjukkan Tren Positif Ekonomi dan Sosial Kabupaten Ende

Ende, Wacananews.co.id – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ende merilis data perkembangan ekonomi dan sosial daerah tersebut untuk periode 2021 hingga 2025, yang menunjukkan sejumlah indikator mengalami perkembangan cukup positif.

Data yang dihimpun BPS mencatat adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi, kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, serta pertumbuhan jumlah penduduk di berbagai kecamatan.

Pada sektor ekonomi, Kabupaten Ende mencatat lonjakan pertumbuhan yang signifikan, dari 2,13 persen pada tahun 2021 menjadi 5,58 persen pada tahun 2025. Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berada di angka 5,14 persen, serta di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,11 persen pada tahun yang sama.

Sementara itu, kondisi harga di wilayah Nusa Tenggara Timur selama lima tahun terakhir juga terpantau terkendali. Kota Kupang, Waingapu, Maumere, dan sejumlah daerah lainnya menunjukkan tren inflasi yang relatif stabil hingga tahun 2025.

Dari sisi kualitas hidup, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Ende terus mengalami perbaikan, dari 70,49 di tahun 2021 naik menjadi 72,73 pada tahun 2025. Meski angka ini masih berada di bawah rata-rata nasional yang mencapai 75,9, kenaikan tersebut menjadi bukti adanya peningkatan kualitas layanan pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.

“Data juga menunjukkan persentase penduduk miskin mengalami penurunan dari 24,13 persen pada 2021 menjadi 21,31 persen di tahun 2025. Ini menjadi sinyal positif atas berbagai upaya pengentasan kemiskinan yang telah dilakukan,” ungkap Kepala BPS Kabupaten Ende.

Selain itu, tingkat pengangguran terbuka di Ende tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional. Pada tahun 2025, angka pengangguran di daerah ini hanya 2,95 persen, jauh di bawah angka nasional yang mencapai 4,85 persen.

Berdasarkan data proyeksi penduduk, jumlah warga Kabupaten Ende terus bertambah, dari 272.078 jiwa di tahun 2021 diproyeksikan menjadi 284.165 jiwa pada akhir 2025. Secara rinci, kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar pada tahun 2025 adalah Ende Selatan (27.084 jiwa), diikuti Nangapanda (24.516 jiwa), dan Ende Tengah (24.355 jiwa). Sementara itu, kecamatan dengan jumlah penduduk paling sedikit tercatat di Ndona Timur dan Lepembusu Kelisoke.

Secara umum, data BPS ini menggambarkan arah perkembangan yang menggembirakan bagi Kabupaten Ende. Meski demikian, masih terdapat tantangan besar yang harus diselesaikan, terutama dalam menurunkan angka kemiskinan lebih jauh serta meningkatkan kualitas pembangunan manusia agar mampu sejajar dengan rata-rata nasional. (ykb/jal)

Tags: BPS Ende Data Ekonomi Ende ende Statistik Ekonomi Ende