PERISTIWA

Kapolres Ende Gaungkan Konservasi Laut di Pulau Ende, Siapkan Rumah Ikan dan Perang Terhadap Bom Ikan

ENDE, WacanaNews.co.id– Ratusan personel Polres Ende bersama jajaran Polsek Pulau Ende menggelar kunjungan kerja ke Kecamatan Pulau Ende dan mendapat sambutan hangat dari pemerintah kecamatan, unsur Forkopimcam, serta masyarakat setempat. Jumat (5/6/26).

Kapolres Ende, AKBP Yudhi Franata menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan agenda kerja terakhirnya ke wilayah polsek jajaran.

Pulau Ende sengaja dipilih sebagai lokasi penutup karena memiliki nilai strategis sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polri untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Ini adalah kunjungan kerja saya yang terakhir ke wilayah polsek jajaran. Saya sengaja menyimpan Pulau Ende sebagai kunjungan terakhir karena ada rencana dan itikad baik untuk bersilaturahmi dengan Forkopimcam dan masyarakat Pulau Ende,” ujar Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres tidak hanya melakukan tatap muka dengan masyarakat, tetapi juga menyosialisasikan program peletakan rumah ikan yang akan dilaksanakan pada 11 Juni mendatang.

Menurutnya, rumah ikan tersebut diharapkan menjadi kawasan konservasi sekaligus spot wisata bawah laut yang dapat dimanfaatkan masyarakat Pulau Ende dan wisatawan.

“Kami akan melakukan peletakan rumah ikan yang nantinya menjadi spot wisata dan spot diving. Ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Pulau Ende maupun masyarakat luas,” katanya.

Program rumah ikan itu mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan Pulau Ende sebagai upaya menjaga ekosistem laut sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis pariwisata.

Dalam dialog bersama warga, persoalan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak atau bom ikan juga menjadi perhatian utama.

Menanggapi keluhan masyarakat, Kapolres menegaskan komitmen Polres Ende untuk memberantas segala bentuk illegal fishing yang merusak lingkungan laut.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya baru-baru ini berhasil mengungkap kasus illegal fishing di wilayah Ropa dan akan terus memburu pelaku pengeboman ikan yang masih beroperasi secara sembunyi-sembunyi.

“Beberapa waktu lalu kami sudah melakukan penangkapan terkait illegal fishing di Ropa. Untuk pelaku bom ikan masih terus kami targetkan. Kami mengimbau masyarakat agar membantu tugas kepolisian dengan memberikan informasi melalui Call Center 110. Setiap laporan akan kami respons dengan cepat,” tegas Yudhi.

Kapolres menambahkan bahwa program rumah ikan dan penindakan terhadap pelaku bom ikan merupakan dua hal yang berbeda. Rumah ikan berfungsi sebagai upaya konservasi dan pemulihan ekosistem laut, sedangkan pemberantasan bom ikan dilakukan melalui patroli dan penegakan hukum yang tegas.

“Konservasi tetap kita lakukan melalui rumah ikan. Namun jika masih ada yang melakukan pengeboman ikan atau pelanggaran hukum lainnya, kami akan tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.

Kunjungan kerja tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kelestarian sumber daya laut di Pulau Ende. (ykb/jal)

Tags: Kapolres Ende Polres Ende