Kantor Bawaslu dan KPU Maluku Tenggara di Demo

demo AMPH Maluku tenggara
Aliansi Mahasiswa Penegak Hukum (AMPH) saat demo kantor KPU dan Bawaslu Maluku Tenggara. (wacananews.co.id/pas)

MALUKU TENGGARA, WacanaNews.co.id — Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Penegak Hukum (AMPH) Rabu (31/3) melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bawaslu serta Kantor KPU Kabupaten Maluku Tenggara.

Seruan moral yang diusung AMPH agar Bawaslu segera menindaklanjuti laporan dugaan Perselingkuhan dari oknum Komisioner KPU Maluku Tenggara. Mereka bergerak sambil membawa tulisan: Pemerhati Penegak Hukum Lawan Mafia.

Bacaan Lainnya

Sejauh pantauan WacanaNews.co.id kelompok Pemerhati Penegak Hukum merasa kecewa dengan respon pihak penegak hukum terhadap laporan polisi yang diajukan oleh Junaidi Rahayaan di Polres Maluku Tenggara.

demo AMPH Maluku Tenggara
Puluhan massa aksi demo sambil membawa poster dan spanduk.(wacananews.co.id/pas)

“Keluarga kami sudah melapor ke Polres pada bulan September tahun 2020 lalu, tapi sayangnya laporan itu tertahan di Polres sedangkan Laporan dari saudara AR Anggota Komisioner ditindak lanjut bahkan berkasnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan,” tutur peserta aksi, yang identitasnya tidak mau disebut.

“Kami sangat merasa kecewa karena penegak Hukum bertindak seakan-akan tidak adil. Padahal Hukum itu harus mengandung Asas supremasi Hukum, persamaan dihadapan Hukum dan perlindungan terhadap Hak Asasi manusia,” lanjutnya

Setelah masa menyampaika aspirasinya didepan Kantor Bawaslu Maluku Tenggara, mereka melanjutkan ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maluku Tenggara.(pas/far)

Tinggalkan Balasan