Kabar Honor Tenaga Medis Dipotong, Ketua Komite Keperawatan Maluku Tenggara Itu Tidak Benar

  • Whatsapp
honor tenaga medis maluku tenggara dipotong
Bupati Maluku Tenggara diwawancarai usai melakukan pembagian kasih kepada perawat berupa intensif penjaga pasien Covid-19 di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur.(wacananews.co.id/pas)

MALUKU TENGGARA, WacanaNews.co.id — Menjelang hari Raya Natal, Pemerintah Daerah Maluku Tenggara melakukan pembagian kasih untuk tenaga medis dan perawat di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur, pada Rabu 23 Desember 2020.

Bupati Maluku Tenggara melakukan pembagian kasih kepada perawat dan tenaga medis yang intensif bagi penjaga pasien Covid-19 di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur.

Bacaan Lainnya

Usai melakukan pembagian kasih, kepada media ini, Bupati Maluku Tenggara katakan menjelang Hari Raya Natal Pemerintah Daerah memberi sedikit berkah kepada para perawat yang intensif bagi perawat pasien Covid 19 di RSUD Maluku Tenggara.

Bersamaan dengan itu, ibu Mardiana Rahail Koordinator Covid-19, Ketua Komite Keperawatan menyampaikan bahwa perawat yang menangani Covid-19 di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur sebanyak 16 perawat.

Rahail menjelaskan untuk fasilitas saat ini sangat memadai, berkat bantuan dari Pemerintah Daerah, sehingga fasilitas yang digunakan untuk penanganan Covid-19 masih mantap.

Berkaitan dengan Tunjangan perawat Covid-19 Koordinator Covid-19 menjelaskan bahwa tunjangannya sudah dibayar dari bulan April sampai bulan Juli sudah dibayar sedangkan pada bulan Agustus sampai bulan November sudah dikirim ke Dinas Kesehatan tinggal dibayar.

Disinggung soal Informasi yang berkembang tentang pemotongan Honor tenaga Medis di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur, Ketua Komite Keperawatan menjelaskan bahwa informasi itu tidak benar. Pihaknya membayar full, bahkan intensif tenaga Covid dibayar langsung dari pusat masuk ke rekening masing-masing perawat.

“Informasi tentang tenaga Honor yang dipotong itu tidak benar karena intensif tenaga Covid itu dibayar full 30 hari, hari libur pun dibayar karena mereka menginap di Asrama. Uang makan minum dari Pemda pun sudah kami bayar sampai bulan November kemarin tinggal bulan ini diproses saja nanti,” bantahnya.(pas/w2)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *