Ini Daftar Bansos Pemerintah Pusat saat Pandemi Covid-19

Skema jaringan pengamanan Sosial Pemerintah Pusat hadapi Covid-19.

WACANANEWS.CO.ID – Rilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  terkait skema pemberian bantuan untuk masyarakat terdampak  Covid-19 di masa pandemik pada Kamis 28 Mei 2020. Bahwa terdapat sejumlah bentuk dan jenis bantuan sosial yang diberikan pemerintah pusat dalam upaya memberikan ketahanan ekonomi masyarakat dalam kondisi saat ini.

Berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka rantai penularan Covid-19 juga berdampak pada perekonomian masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi, yang kemudian juga mempengaruhi aspek sosial lainnya.

Bacaan Lainnya

Sasaran pertama dari program Jaringan Pengaman Sosial adalah meningkatkan perlindungan yang terkait dengan program kesehatan.

Pemerintah sangat fokus untuk penyediaan sarana dan prasarana untuk mendukung sektor kesehatan dalam penanganan Covid-19.

Berikut deretan jenis Jaring Pengaman Sosial Pemerintah Pusat dalam hadapi pandemi Covid-19:

1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Pemerintah telah mengalokasikan untuk 10 juta rumah tangga penerima PKH atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang selanjutnya akan diberikan dalam waktu tiga bulanan. Total anggaran komponen PKH tersebut naik 25 persen menjadi Rp37,4 triliun selama 12 bulan.

2. Kartu Sembako
Pemerintah juga melakukan program Kartu Sembako dan melakukan penanganan bagi mereka yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dengan nominal Rp200 ribu/bulan selama 12 bulan. Bantuan Kartu Sembako ini yang mulanya masih 15,2 juta akan diperluas lagi hingga 20 juta rumah tangga atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total anggaran Rp43,6 triliun.

3. Subsidi Listrik
Subsidi listrik selama 3 bulan sejak April 2020 telah diberlakukan untuk pelanggan 450 V dan 900 WA. Ada pun program tersebut telah menghabiskan total anggaran Rp. 58,2 triliun dengan melibatkan 31,2 juta pelanggan.

Untuk 450 V sepenuhnya mendapatkan pembebasan biaya 100 persen. Sedangkan, untuk yang 900 WA mendapatkan diskon daripada 50 persen daripada bill tagihan bulanannya.

4. Kartu Prakerja
Perbaikan pun terus dilakukan dalam skema Kartu Pra Kerja, sehingga diharapkan minimal masyarakat terdampak PHK bisa mendapatkan bantuan 3-4 bulan untuk bantuan Rp600 ribu/bulanannya. Total ada 5,6 juta penerima manfaat dengan total anggaran mencapai Rp20 triliun.

5. BLT Dana Desa
Ada sekitar 11 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa dimana nominal Rp. 600 ribu/bulan dapat dicairkan selama 3 bulan dari April-Juni 2020. Dengan skema demikian, program BLT Dana Desa telah menyerap total anggaran senilai Rp. 21,2 triliun.

6. Bansos Tunai (Non Jabodetabek)
Dengan anggaran sebesar Rp. 16,2 triliun, Bantuan Sosial Tunai untuk wilayah Non Jabodetabek telah disalurkan kepada 9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Rp. 600 ribu/bulan di luar penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Sembako.

7. Bansos Sembako (Jabodetabek)
Untuk wilayah DKI Jakarta tercatat sekitar 1,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sedangkan Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Bodetabek) tersalurkan kepada 600.000 KPM. Dengan skema pemberian Rp600 ribu/bulan selama 3 bulan (April-Juni), Bansos Sembako Jabodetabek telah menelan total anggaran Rp3,42 triliun.(sumber:viva)

Tinggalkan Balasan