PERISTIWA

Direktur Teknologi Informasi dan Operasional PT Bank NTT: Memaknai Hari Lahir Pancasila dengan Tidak Membedakan Pembiayaan Terutama KUR

ENDE, WacanaNews.co.id – Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen bangsa, termasuk lembaga perbankan, dalam mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja.

Direktur Teknologi informasi dan Operasional PT bank NTT, Rahmat Saleh menegaskan bahwa salah satu bentuk nyata penerapan nilai Pancasila di lingkungan Bank NTT adalah dengan memberikan akses pembiayaan yang adil dan merata kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.

Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi berbagai tantangan besar, terutama di era keterbukaan informasi dan pesatnya perkembangan media sosial.

Karena itu, generasi muda dituntut untuk lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi digital serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial dan masyarakat di sekitarnya.

“Generasi muda sekarang menghadapi banyak tantangan, terutama di era keterbukaan dan banyaknya media sosial. Karena itu harus berhati-hati dalam bermedia dan lebih peduli terhadap lingkungan sosial maupun lingkungan masyarakat. Ke depan, saya berharap generasi muda terus belajar dan berkarier untuk masa depan bangsa,” ujar Rahmat Saleh.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebagai bank pembangunan daerah, Bank NTT memiliki tanggung jawab untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran pembiayaan kepada berbagai sektor usaha, mulai dari pelaku usaha besar hingga pelaku usaha mikro, petani, pedagang, dan kelompok masyarakat kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

“Sebagai bank pembangunan daerah, salah satu tujuan kami adalah ikut mengembangkan ekonomi masyarakat NTT.

Nilai-nilai Pancasila, terutama sila kelima tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kami terjemahkan melalui pelayanan dan pembiayaan yang tidak membeda-bedakan masyarakat,” kata Rahmat Saleh.

menegaskan bahwa Bank NTT memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat untuk memperoleh akses permodalan, khususnya melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diperuntukkan bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat yang membutuhkan dukungan modal usaha.

“Dalam pembiayaan kredit, kami tidak membeda-bedakan. Apalagi saat ini kami telah mendapatkan penyaluran KUR dari pemerintah.

Program ini lebih kami utamakan bagi masyarakat kecil yang benar-benar membutuhkan akses modal untuk mengembangkan usahanya,” jelasnya.

Menurutnya, semangat keadilan sosial yang terkandung dalam sila kelima Pancasila harus diwujudkan secara nyata melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat luas.

Dengan demikian, manfaat pembangunan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, termasuk mereka yang berada di sektor usaha mikro dan informal.

Peringatan Hari Lahir Pancasila, lanjutnya, menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap bidang kehidupan, termasuk dalam pelayanan perbankan yang berorientasi pada pemerataan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi rakyat. (Yakobus Madya Sui/Jal)

Tags: Bank NTT Berita NTT