Bupati Melayani Warga Era New Normal di Mojoagung Jombang

Bulaga jombang
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat menghadiri acara Bulaga di Desa Janti Mojoagung Jombang.(wacananews.co.id/zan)

JOMBANG, WacanaNews.co.id — Bupati Melayani Warga (BULAGA), merupakan salah satu kegiatan Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur yang kali ini diselenggarakan di Balai Desa Janti, Kecamatan Mojoagung.

Guna memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang terus melakukan inovasi serta terobosan dalam segala bidang.

Bacaan Lainnya

Hal itu diwujudkan dalam kegiatan Bupati Melayani Warga (Bulaga), selama dua hari (24-25/9/2020) yang diselenggarakan di Kantor Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Meski di tengah pandemi Covid-19, tetap mengedepankan protokol kesehatan pencegahan Covid 19. Petugas maupun semua pengunjung layanan wajib pakai masker,  cuci tangan, tes suhu dan tetap jaga jarak.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab dan Wakilnya Sumrambah. Turut hadir pula Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho serta Kepala OPD Kabupaten Jombang.

“Ini bertujuan untuk melayani masyarakat dengan sistem satu pintu agar lebih mempermudah masyarakat dalam pengurusan izin, pengurusan akta, KK, KTP, fasilitas kesehatan, pajak, dan SIM,” ucap Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, Kamis (24/9/2020).

Dijelaskan Bupati, Bulaga kali ini berbeda dengan sebelumnya karena dilakukan di era New Normal untuk 2 kecamatan, yakni Mojowarno dan Mojoagung. Hal ini agar lebih bisa dimanfaatkan oleh masyarakat secara optimal.

“Bulaga biasanya dilakukan rutin 2 bulan sekali. Kegiatan Bulaga sempat berhenti karena adanya pandemi Covid-19. Namun kegiatan Bulaga masih dua kali lagi di tahun ini, yaitu bulan September dan bulan Desember, semua pelayanan di pemkab diturunkan semua untuk melayani masyarakat,” terangnya.

Agenda kali ini, lanjut bupati, sekaligus untuk menyosialisasikan protokol kesehatan sesuai Inpres No. 6 Tahun 2020, Perda Gubernur No. 2 Tahun 2020, untuk mendisiplinkan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan di berbagai kegiatan, serta dilakukan juga operasi yustisi mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat RT.

“Semoga dengan adanya operasi yustisi penerapan protokol kesehatan dapat memutus rantai persebaran wabah Covid-19, serta menjadikan Jombang yang berkarakter dan berdaya saing. Karena Jombang masih ada di zona oranye,” pungkasnya. (zan/w2)

Tinggalkan Balasan