Banjir Rendam Ratusan Rumah di Jombang, Disebabkan Luapan Sungai Avur Watudakon

Banjir jombok jombang
Sejumlah kendaraan bermotor mati dikarenakan nekat terobos genangan air.

JOMBANG, WacanaNews.co.id — Ratusan rumah warga di Dusun Beluk, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Jombang Jawa Timur,  terendam air disebabkan luapan sungai avur Watudakon.

Banjir terjadi empat hari lalu Jum’at (01/01) yang sudah mengenangi sisi jalan. Banjir mulai memasuki permukiman warga pada hari Sabtu sampai minggu malam, kini banjir masih menggenangi rumah warga.

Bacaan Lainnya

Menurut Sumirah (64), salah satu warga setempat mengatakan, banjir mulai masuk rumahnya sejak Minggu (03/01) malam. Ketinggian air di rumah Sumirah ini mencapai lutut orang dewasa.

“Banjir itu Jumat dari sini (jalan depan rumah, red). Kemarin (Minggu, red) sudah masuk rumah. Ini sudah empat hari ini,” ungkapnya, Senin (04/01/2021).

Dikarenakan sudah terbiasa terkena banjir, Sumirah memilih tetap bertahan dirumah karena sudah bertahun-tahun terdampak banjir seperti ini. Namun ia berharap ada bantuan dari pemerintah.

“Belum ada bantuan dari pemerintah. Bantuan air bersih saja, kalau makan masak sendiri,” tukasnya.

Kepala Dusun Beluk, Sustiyo Budiyanto menjelaskan, luapan air disebabkan karena penumpukan sampah pada Sungai Avur Watudakon, sehingga pembuangan air tidak bisa normal. Penumpukan sampah dikarenakan filter penampung sampah pada sungai tidak berfungsi.

“Ada sedikit kendala sehingga filter sampah tidak benar-benar berfungsi. Sampah tersaring di situ, aliran sungai tertutup, tersumbat kayak kita dibendung gitu. Air tidak bisa dibuang, daya buang air kurang. Meski tidak hujan, tapi kalau tertutup gini ya akhirnya banjir kayak gini,” paparnya.

Menurutnya, banjir menggenangi 200 rumah penduduk terdiri dari 4 RT. Sedikitnya, ada 250 jiwa terdampak di dusun tersebut,” pungkas Sustiyo.(zan/w2)

Tinggalkan Balasan