Ende, Wacananews.co.id– Berlarut-larut menunggu alat besar guna membersihkan badan jalan akibat longsor, akhirnya terealisasi 25 Juni 2026.
Tiba dilokasi alat berat pembersih badan jalan Rabu (24/06/26), nampak memberi wajah merona bagi warga terdampak terutama para pemakai kendaraan roda dua dan roda empat yang selalu melewati jalan titik longsor tersebut.
Kepada media ini, Salah seorang warga mengapresiasi langkah pemerintah yang sudah melakukan pembersihan longsor pada badan jalan.
“Operasi kerja yang dilakukan tentu melegahkan para pengendara dan masyarakat yang selalu kuatir jika tidak hati-hati akan berakibat pada kecelakaan yang parah”. Ungkap salah satu warga yang tidak mau disebut namanya.
Namun ia sedikit menggerutu, karena baginya bencana alam harus segera ditindak dengan cepat.
Perlu diketahui Peristiwa longsor sudah terjadi sejak dua bulan lebih namun baru saat ini pemerintah mengambil tindakan.
Selain itu, ia mengucapkan sejumlah persoalan yang musti ditangani pemerintah agar dapat mempercepat akses lalu lintas transportasi juga mempermudah pertukaran barang guna menunjang pembangunan daerah serta kualitas SDM.
” Detukeli merupakan wilayah yang kaya akan komoditi, seperti Kemiri, kopi, kakao, pala, namun sayang kerusakan jalan raya seperti di Nida sejak dahulu kala pemerintah menutup mata” Ucapnya.
Ia berharap di masa Yosef Benediktus Badioda dan Dominikus Minggu Mere dapat merealisasi harapan masyarakat Utara- Detukeli yakni hotmiks jalan Nida, pendampingan pertanian, dan mendukung pendidikan putera-puteri Detukeli dengan beasiswa bagi mahasiswa.
Kepala Dinas PUPR Ende, Mustakim Mberu, kepada media ini mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah berani bersuara memastikan pembersihan longsor di wilayah perbatasan Detukeli dan Wewaria.
Baginya ini merupakan bentuk kolaboratif, kerjasama yang mendukung langkah dan program kerja pemerintah. Ia mengakui lamban menindaki longsor tersebut, karena ada kendala yang perlu di selesaikan.
Ia optimis apabalia terjadi peristiwa longsor akan secepatnya menangani.
Mustakim pun mengapresiasi dan bangga kepada masyarakat setempat yang sebelumnya secara gotong royong menggunakan alat manual berupaya membersihkan badan jalan agar kendaraan melewati dengan aman.
Semoga gotong royong masyarakat terus ditingkatkan, bahkan bukan hanya pada masyarakat tetapi diteraran pemerintah harus lebih optimal lagi agar dapat terwujudnya pembunganan yang adil dan merata. Menanggapi keluhan hotmiks jalan Nida, beliau akan berkoordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati Ende serta Pihak terkait lainya.(ykb)