Ende, Wacananews.co.id – Skuad Maurole berhasil mengamankan tiga poin penting usai menundukkan Lepembusu Kelisoke dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan yang berlangsung sengit. Gol semata wayang kemenangan Maurole lahir melalui sundulan pemain bernomor punggung 11 pada menit ke-87.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung menampilkan permainan terbuka dengan saling melancarkan serangan.
Pertandingan berlangsung ketat dan penuh duel di lini tengah. Pada menit ke-38, pemain Maurole bernomor punggung 8 diganjar kartu kuning setelah melakukan pelanggaran. Hingga turun minum, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan sehingga skor tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, Maurole tampil lebih agresif. Serangan demi serangan terus dilancarkan untuk membongkar pertahanan Lepkes.
Sejumlah peluang emas berhasil diciptakan melalui pemain bernomor punggung 11, nomor 10, dan nomor 16, namun belum mampu dikonversi menjadi gol.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-87. Berawal dari sebuah serangan, pemain bernomor punggung 11 sukses menyambut umpan dengan sundulan keras yang tak mampu diantisipasi penjaga gawang Lepkes. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-0 dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Gol di penghujung laga itu langsung disambut gemuruh penonton. Sorak sorai suporter berpadu dengan alunan musik dari panitia menciptakan suasana penuh sukacita bagi para pemain, ofisial, dan pendukung Maurole yang merayakan kemenangan penting tersebut.
Pencetak gol kemenangan, pemain nomor punggung 11, Nurdin Parera mengaku bersyukur dapat membawa timnya meraih tiga poin.
“Alhamdulillah, ini semua berkat kerja sama tim. Kami berjuang sangat keras untuk mencetak gol. Syukur pada menit ke-87 kami berhasil mencetak gol. Saya sangat bersyukur dan sampai terharu bisa membantu tim meraih kemenangan,” ujarnya usai pertandingan.
Ia berharap kemenangan ini menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk terus menjaga kekompakan menghadapi laga berikutnya.
“Saya berharap tim tetap sabar, terus bekerja sama, dan pada pertandingan berikutnya kami bisa kembali meraih tiga poin. Target kami tentu ingin lolos ke babak selanjutnya. Soal siapa yang mencetak gol, itu tergantung kerja sama tim,” katanya.
Sementara itu, Pelatih Maurole, Stingki menilai pertandingan melawan Lepkes merupakan laga yang berat karena lawan memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
“Sebagai pelatih, saya melihat pertandingan hari ini sangat berat bagi Maurole. Skuad Lepkes juga tidak bisa dianggap remeh. Kami sebenarnya mendapat banyak peluang, tetapi penyelesaian akhir pemain depan kami belum maksimal,” ujarnya.
Meski meraih kemenangan, Stingki menegaskan timnya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi, terutama dalam penyelesaian akhir.
“Dengan kemenangan 1-0 ini kami akan berusaha tampil lebih baik lagi pada pertandingan selanjutnya.” Tuturnya.
Ia menambahkan, target utama Maurole saat ini adalah memastikan langkah ke babak berikutnya.
“Target kami adalah lolos ke putaran berikut terlebih dahulu. Setelah itu baru kami memikirkan langkah selanjutnya,” tutup Stingki. (ykb)






