Berita  

Pembukaan Saluran Pembuangan Limbah Cair ke Kali Wangi

Pembukaan Saluran Pembuangan Limbah Cair ke Kali Wangi

Berita, WacanaNews.co.id — Pada tanggal 9 September, saluran pembuangan limbah cair di depan beberapa perusahaan di Desa Ngembe, Kecamatan Beji, yang sempat ditutup oleh warga, akhirnya dibuka kembali. Penutupan ini dilakukan oleh warga pada tanggal 8 September karena kekhawatiran akan pencemaran lingkungan. Namun, pihak perusahaan mengklaim bahwa limbah cair yang dibuang sudah sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan dan telah melalui proses pengolahan yang ketat.

Aksi Demo oleh Kepala Desa dan Masyarakat

Kepala Desa Ngembe, Imron Rosadi bersama masyarakat Desa Ngembe melakukan aksi demo penutupan saluran pembuangan limbah cair yang anggapannya kurang sesuai dengan surat izin. Dari total 16 saluran pembuangan perusahaan, hanya 3 perusahaan yang salurannya mengalami penutupan. Tindakan ini menimbulkan kerugian besar bagi ketiga perusahaan tersebut, yang merasa bahwa aksi penutupan ini tidak adil dan merugikan operasional mereka. Aksi demo ini merupakan tindak lanjut dari demo pada 1 Agustus 2024, di mana warga menyuarakan kekhawatiran yang sama mengenai pencemaran lingkungan.

Pernyataan Pihak Perusahaan PT Niramas Sejahtera Pandaan

Manager HRD PT Niramas Sejahtera Pandaan, Juju Jumhana, menyatakan bahwa limbah cair dari perusahaannya telah melalui pengolahan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan rutin melalui pengujian di laboratorium. Menurutnya, hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa limbah cair tersebut aman dan tidak mencemari lingkungan. Selain itu, Juju juga menambahkan bahwa perusahaan selalu berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mematuhi peraturan yang berlaku.

Tanggapan dari PT Behaestex

Sementara itu, Tri Bagyo dari PT Behaestex menyayangkan aksi penutupan tersebut, mengingat limbah cair yang terbuang sudah memenuhi standar baku mutu. Ia menjelaskan bahwa perusahaan telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan bahwa limbah cair yang terbuang tidak merusak ekosistem sungai. Lebih lanjut, Tri juga menegaskan bahwa perusahaan selalu berkoordinasi dengan pihak berwenang dan masyarakat sekitar untuk menjaga transparansi dan kepercayaan.

Kekhawatiran Warga

Warga yang sempat menutup saluran pembuangan limbah cair tersebut mengaku khawatir dengan dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan lingkungan. Mereka berharap pihak perusahaan dapat lebih transparan dalam mengelola limbah dan melibatkan masyarakat dalam proses pengawasan. Salah satu warga, Siti Aminah, menyatakan bahwa mereka hanya ingin memastikan bahwa lingkungan tetap bersih dan sehat untuk generasi mendatang.

Harapan ke Depan

Pembukaan kembali saluran pembuangan limbah cair ini harapnya dapat memperbaiki komunikasi antara perusahaan dan masyarakat. Pihak perusahaan juga harus terus mematuhi standar baku mutu dan menjaga kelestarian lingkungan demi kebaikan bersama.

Penting bagi kita untuk terus mengikuti perkembangan terbaru dan tetap kritis dalam menyikapi setiap informasi yang ada. Dengan begitu, kita dapat menjadi masyarakat yang lebih cerdas dan bijak dalam mengambil keputusan. “Wacana News, Menyajikan Fakta, Menginspirasi Tindakan!”  . Dengan demikian, kita dapat melihat betapa pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung setiap kebijakan yang ada. Mari kita terus berkontribusi positif demi kemajuan bersama. “Jatim News, Berita Terkini, Inspirasi Masa Depan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *